Lokakarya Wicara Publik PBSI UNP Kediri Disambut Antusias, Kuota Peserta Penuh dan Pendaftaran Ditutup Lebih Awal

Kediri, 15 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusantara PGRI Kediri (UNP Kediri) menyelenggarakan Lokakarya Wicara Publik bertema “Meningkatkan Keterampilan Pewara sebagai Wujud Komunikasi Publik yang Efektif”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 15–18 Juni 2026 di Ruang A5 Kampus I UNP Kediri dan mendapat respons yang sangat positif dari mahasiswa maupun masyarakat umum.

Pendaftaran kegiatan dibuka sejak 22 Mei hingga 11 Juni 2026. Namun, tingginya minat masyarakat membuat kuota peserta sebanyak 62 orang terpenuhi lebih cepat dari perkiraan sehingga panitia memutuskan untuk menutup pendaftaran lebih awal. Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan akan pelatihan keterampilan berbicara di depan publik, khususnya dalam bidang kepemanduan acara dan komunikasi publik.

Kegiatan ini menghadirkan Mufti Isror Alfarobby, M.Pd., CMC. dari Universitas Negeri Surabaya sebagai narasumber utama dan Marista Dwi Rahmayantis, M.Pd. dari UNP Kediri sebagai narasumber kedua. Sementara itu, sesi diskusi dan tanya jawab dipandu oleh Dr. Andri Pitoyo, M.Pd. selaku moderator.

Jalannya diskusi dan sesi tanya jawab dipandu oleh Dr. Andri Pitoyo, M.Pd. selaku moderator. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan praktik langsung yang melibatkan peserta.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNP Kediri, Dr. Agus Widodo, M.Pd., menyampaikan bahwa kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa di era global dan digital saat ini.

“Kemampuan berbicara di depan publik bukan hanya diperlukan oleh seorang pembawa acara, tetapi juga oleh pendidik, akademisi, maupun profesional di berbagai bidang. Melalui lokakarya ini, kami berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, dan profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi PBSI UNP Kediri, Dr. Nur Lailiyah, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas tingginya animo peserta terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Prodi PBSI.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta yang begitu tinggi. Kuota sebanyak 62 peserta telah terpenuhi sebelum batas akhir pendaftaran sehingga pendaftaran ditutup lebih cepat. Hal ini menjadi indikator bahwa pelatihan keterampilan wicara publik sangat dibutuhkan dan diminati oleh mahasiswa maupun masyarakat umum,” tuturnya.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik pewara yang dirancang untuk melatih kemampuan membuka acara, membawakan rangkaian kegiatan, menggunakan intonasi yang tepat, serta berkomunikasi secara efektif dengan audiens. Pada akhir kegiatan, peserta memperoleh umpan balik langsung dari narasumber sebagai bahan evaluasi dan pengembangan diri.

Melalui kegiatan ini, Prodi PBSI FKIP UNP Kediri berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi komunikasi mahasiswa dan masyarakat. Lokakarya Wicara Publik menjadi salah satu bentuk komitmen Prodi PBSI dalam menghadirkan program pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan, dunia kerja, dan kehidupan bermasyarakat. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi pewara dan komunikator publik yang profesional, percaya diri, serta mampu menyampaikan pesan secara efektif kepada berbagai kalangan.

Leave a Comment