
Prodi PBSI UNP Kediri Gelar FGD Penguatan Pemahaman Instrumen Akreditasi 3.0 dan Strategi Penyusunan LED Menuju Akreditasi Unggul
Kediri, 22 Oktober 2026 – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Nusantara PGRI Kediri menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) bertajuk “Penguatan Pemahaman Instrumen Akreditasi Program Studi 3.0 dan Strategi Penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) Menuju Akreditasi Unggul” pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 13.00–16.00 WIB, bertempat di Auditorium Gedung Cakrawala Mandala Nusantara Lantai 7.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum., Guru Besar Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret (UNS), sebagai narasumber utama. FGD tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Program Studi PBSI dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi proses reakreditasi program studi dengan target memperoleh predikat Unggul.
Penyelenggaraan FGD dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap instrumen akreditasi terbaru, khususnya dalam mengidentifikasi indikator penilaian, merumuskan strategi pemenuhan standar mutu, serta menyusun Laporan Evaluasi Diri (LED) yang sistematis, analitis, dan didukung oleh bukti yang sahih.
Melalui kegiatan ini, dosen, tenaga kependidikan, dan tim penyusun dokumen akreditasi diharapkan memiliki kesamaan persepsi mengenai substansi instrumen akreditasi serta strategi penyajian capaian kinerja program studi secara objektif dan terukur.
Penguatan Pemahaman Instrumen Akreditasi
Salah satu fokus utama kegiatan adalah pendalaman terhadap instrumen akreditasi program studi versi 3.0, termasuk pemahaman terhadap kriteria, elemen penilaian, indikator kinerja, serta keterkaitan antara pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan pencapaian standar mutu pendidikan tinggi.
Pemahaman terhadap instrumen akreditasi menjadi aspek penting karena proses akreditasi tidak hanya menitikberatkan pada kelengkapan dokumen administratif, tetapi juga pada ketercapaian kinerja, efektivitas tata kelola, relevansi program akademik, serta keberlanjutan sistem penjaminan mutu.
Oleh karena itu, program studi perlu memastikan bahwa seluruh kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama kelembagaan telah dilaksanakan secara terencana, terdokumentasi, dievaluasi, dan ditindaklanjuti melalui mekanisme peningkatan mutu yang berkelanjutan.
Strategi Penyusunan LED yang Analitis dan Berbasis Bukti
Selain membahas instrumen akreditasi, FGD ini juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan tim akreditasi dalam menyusun Laporan Evaluasi Diri (LED) yang berkualitas.
LED memiliki kedudukan penting sebagai dokumen refleksi institusional yang menggambarkan kondisi nyata program studi, capaian kinerja, keunggulan, permasalahan, serta strategi pengembangan yang telah dan akan dilaksanakan.
Penyusunan LED yang baik tidak cukup hanya menyajikan deskripsi kegiatan atau data kuantitatif, tetapi harus mampu menghubungkan antara kebijakan, implementasi, hasil evaluasi, dan tindak lanjut secara logis serta didukung bukti yang dapat diverifikasi.
Dalam konteks tersebut, kegiatan FGD diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap strategi penyusunan narasi LED yang argumentatif, berbasis data, dan berorientasi pada pencapaian standar akreditasi Unggul.
Perhatian juga diarahkan pada pentingnya konsistensi antara LED, data kuantitatif program studi, dan dokumen pendukung agar seluruh informasi yang disajikan memiliki kesesuaian serta dapat dipertanggungjawabkan.
Komitmen Bersama Menuju Akreditasi Unggul
Kegiatan FGD ini menjadi salah satu wujud komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusantara PGRI Kediri dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
Target akreditasi Unggul dipandang bukan semata-mata sebagai pencapaian administratif, melainkan sebagai representasi kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang tercermin melalui tata kelola yang efektif, proses pembelajaran yang bermutu, produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi nyata kepada masyarakat dan dunia pendidikan.
Melalui forum diskusi akademik ini, diharapkan terbentuk pemahaman bersama, penguatan koordinasi, dan peningkatan kapasitas seluruh unsur program studi dalam mempersiapkan dokumen serta bukti kinerja akreditasi secara optimal.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang menjadi dasar penyempurnaan dokumen LED, penguatan tata kelola, dan penyusunan langkah tindak lanjut yang terukur dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan program studi.
Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Nusantara PGRI Kediri terus berupaya mewujudkan program studi yang unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
PBSI UNP Kediri — Berbahasa, Bersastra, dan Berbudaya.
