Silakan klik di sini untuk melihat dokumentasi lengkap.

Tampaknya selalu haus ilmu, walau pun belum memasuki hari efektif perkuliahan, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Nusantara PGRI Kediri tetap menyelenggarakan kegiatan keilmuan dengan bentuk Pelatihan Jurnalistik bertemakan, “Mengembangkan Kreativitas dan Sikap Kritis Melalui Jurnalistik”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 21 Februari 2021, berlangsung selama empat hari dengan rangkaian kegiatan pada hari pertama pemaparan materi secara luring bertempat di gedung A5 kampus 1, UNP Kediri. Hari selanjutnya penugasan secara daring melalui grup WhatsApp. Karena kegiatan bersifat internal dan terbatas, maka pemateri yang kami hadirkan sebagai narasumber adalah salah satu dosen yang ada di PBSI, UNP Kediri, yaitu Bapak Dr. Subardi Agan, M.Pd. dengan peserta seluruh anggota Himaprodi PBSI, juga dihadiri oleh beberapa dosen dan admin prodi PBSI, UNP Kediri (Bapak Drs. Sempu Dwi Sasongko, M.Pd., Ibu Nur Lailiyah, M.Pd., Bapak David Rindu Kurniawan).

Tepat pukul 09.30 WIB acara ini dibuka oleh pewara bernama Maylina A Girl Safitri, dilanjutkan dengan beberapa sambutan, yaitu dari Deas Islam Pramudiya (selaku ketua pelaksana), Chelya Ilham Ramdani Putra (mewakili sambutan dari Yusuf Eka Pramuja, selaku Ketua Himaprodi), dan Bapak Dr. Sujarwoko, M.Pd. (selaku Kaprodi PBSI, UNP Kediri), kemudian pembacaan doa oleh Mohammad Ghufron. Selanjutnya, materi telah dipaparkan secara runtut dan gamblang oleh narasumber. Saat sesi diskusi, moderator bernama Yolanda Rensia Gigik membuka pertanyaan kepada peserta. Ada sekitar 8 pertanyaan yang menarik telah diterima, dan ditanggapi oleh narasumber dalam dua termin.

Menginjak siang bolong, tiba saatnya peserta diberikan makan siang oleh panitia. Sambil menikmatinya, panitia juga menyiapkan dua hiburan. Pertama adalah pembacaan puisi oleh Junio Boy Smara Dinso, setelah itu diambyarkan oleh penampilan kedua yaitu karaokean lagu dangdut yang dibawakan oleh Safana Nur Rahma. Tidak berhenti di situ, karena ketua pelaksana dan ketua Hima PBSI ini juga antusias sekali dalam hal tarik suara, akhirnya kedua ketua tersebut berkolaborasi dengan menyanyikan lagu-lagu yang khas dengan karakter mereka yaitu campursarian yang dapat mencairkan suasana acara.

Ketika hidangan yang dinikmati sudah disantap amblas oleh peserta, acara kembali diambil alih oleh pewara untuk segera diakhiri. “Tentunya acara yang luar biasa ini tidak akan terwujud tanpa adanya kerja sama yang baik antar semua koordinator kegiatan, baik dari sekretaris, bendahara, seksi acara, humas, dekdokper, dan konsumsi. Untuk itu, tiada ungkapan yang pantas saya sampaikan kecuali terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia. Tidak lupa, permohonan maaf juga saya sampaikan kepada teman-teman panitia, apabila ketika saya menemani perjalanan dan perkembangan teman-teman dalam merencanankan untuk mempersiapkan acara ini banyak kekurangan, kesalahan, dan merepotkan teman-teman panitia semua”, tutur ketua pelaksana dalam evaluasi akhir kegiatan, pukul 13.10 WIB.

Leave a Comment

ten + 16 =